Postingan

“Robbery” Utuh, Muenchen pun Digdaya!

Gambar
Tahun lalu, usai kekalahan Bayern Muenchen dari Chelsea di babak final Liga Champion 2012, saya tulis di blog ini bahwa penyebab kalahnya Tim Bavaria adalah karena tidak mainnya Arjen Robben dan Franck Ribery hingga menit terakhir. Ribery terpaksa ditarik di babak perpanjangan waktu karena cedera. Duet maut berjuluk “Robbery” ini pun tak bisa menunjukkan tajinya untuk menjinakkan The Blues di kandang sendiri. Meski kalah, pasukan Jupp Heynckes tak patah semangat. Tahun ini kita saksikan Muenchen yang lebih perkasa. Berbekal tambahan pemain baru: Javi Martinez, Mario Mandzukic, Muenchen tampil sempurna di Bundesliga maupun Liga Champion.. Di Bundesliga, mereka menampilkan permainan atraktif dan menjungkalkan lawan-lawannya dengan gelontoran gol yang berjibun. Tapi semua tahu bahwa di Jerman, Muenchen memang ”dewa” yang selalu berada di atas. Pembuktian sesungguhnya adalah di Eropa, tempat tim-tim papan atas bersaing memperebutkan trofi paling bergengsi se-Benua Biru. N...

Chelsea Pegang Rekor Terburuk, Tidak Di Matteo

Gambar
Sejarah akan mencatat bahwa Chelsea adalah klub juara bertahan Liga Champion pertama yang tersisih di penyisihan grup. Seperti kita tahu, kemarin Chelsea tersingkir meskipun menang 6-1 atas Nordsjaelland. Di saat yang sama, Juventus berhasil menaklukkan Spartak Moskow. Secara matematis, Chelsea masih berpeluang lolos andai Spartak bisa mengalahkan La Vechia Signora. Tapi yang terjadi sebaliknya. Jika Chelsea adalah klub pembuat rekor, maka siapakah pelatih yang membuat rekor buruk tersebut? Sayang sekali, sejarah akan mencatat bahwa orang itu adalah…..Rafael Benitez. Bukan Rafa yang menghendaki nasib itu, tapi Roman Abramovich, sang pemilik The Blues. Bagi orang yang hidup hari ini tentu akan tahu bahwa “gelar” itu seharusnya milik Roberto Di Matteo. Dialah yang paling bertanggung jawab karena gagal membawa anak asuhnya bermain gemilang di penyisihan Liga Champion musim ini. Sentuhan emas Di Matteo musim lalu tidak terulang kali ini. Tapi “untung” bagi Di Matteo. Segera se...

Malam Seharga 23 Trofi Liga Champion

Gambar
Minggu (7/10) kemarin jarang terjadi dalam sepak bola. Dua pertandingan skala besar di dua liga terbaik di dunia terjadi di waktu yang nyaris bersamaan. Pertandingan pertama antara Barcelona versus Real Madrid. Selang sejam kemudian, AC Milan berhadapan dengan Inter Milan. Keempat klub tersebut adalah yang terbaik di negaranya dalam koleksi gelar di kompetisi antarklub Eropa. Real Madrid dan AC Milan berada di daftar teratas, berturut-turut menjuarai 9 dan 7 trofi Liga Champion Eropa. Meski lebih sedikit, Barcelona dan Inter Milan tidak bisa dipandang remeh. Tercatat 4 trofi tersimpan di lemari Nou Camp, sedangkan Inter Milan selisih satu dengan 3 piala.   Pertandingan semalam total “bernilai” 23 trofi LC, hampir setengah dari total 57 kali penyelenggaraannya. Inilah pertandingan klub-klub terbaik sepanjang sejarah Eropa. Prestasinya membuat klub lain iri, terobsesi meraih hal yang sama dengan kucuran uang yang seolah tanpa batas.  El Clasico untuk kesekian kaliny...

Lima Bintang Brasil dan Lima Lingkaran Olimpiade

Gambar
Ada yang berbeda dengan kostum Brasil yang dipakai di Olimpiade 2012. Biasanya, di dada sebelah kiri terpampang logo federasi sepak bola Brasil, CBF, dengan lima bintang yang terlihat gagah. Bintang adalah simbol juara dunia. Lima bintang berarti Selecao telah mengoleksi lima trofi Piala Dunia, terbanyak hingga saat ini. Tapi ini olimpiade. Penyelenggaranya bukan FIFA, melainkan IOC. Negara yang bukan anggota FIFA pun diperbolehkan tampil di ajang multievent empat tahunan ini---kalau lolos kualifikasi atau tuan rumah. Jadi bukan lambang federasi anggota FIFA (seperti CBF, AFA, atau PSSI), melainkan bendera negaralah yang harus dipasang di kostum kontestan cabang sepak bola. Di kostum Brasil, selain bendera negara, ditambah juga lambang Olimpiade yakni lima lingkaran yang saling terkait. Setiap lingkaran mewakili benua yang ada di muka bumi ini. Minus bintang itu bisa dimaknai secara lain. Bahwa di Olimpiade nama besar dalam sepak bola (profesional) tidak berpengaruh sama...

Syukurlah, Italia Gagal Juara…

Gambar
Perjuangan Italia berakhir sudah. Empat gol yang bersarang ke gawang Gianluigi Buffon menegaskan keperkasaan Spanyol di Euro kali ini. Italia, tim yang punya sejarah besar di dunia sepak bola, harus mengakui bahwa hidup itu bagai roda. Dahulu di atas, kini berada di bawah. Tiga puluh tahun lalu, Italia menunjukkan kepada dunia bahwasanya Tuhan adalah maha pengampun. Seorang Paolo Rossi yang terlibat skandal dan menjalani hukuman, menjadi manusia putih di Negeri Spanyol. Dibawanya Italia merengkuh Piala Dunia setelah penantian panjang selama 44 tahun. Tahun 2012 ini sepak bola Negeri Pizza kembali terguncang skandal judi sepak bola bernama calcioscommesse. Banyak orang kembali teringat Paolo Rossi. Akankah Italia kembali juara di tengah skandal yang menimpa kompetisinya? Enam tahun lalu, sejarah memang berulang ketika Azzurri menjuarai Piala Dunia di tengah terpaan kasus calciopoli. Namun, sejarah akhirnya tidak mau berulang untuk ketiga kalinya. Ketika Italia menaklukkan Inggris ...