Postingan

Sejarah Adalah Sejarah

Gambar
Apakah laga 16 besar Piala Asia 2023 antara Australia dan Indonesia layaknya pertandingan dua negara yang berselisih 120 peringkat FIFA? Apakah kemenangan 4-0 the Socceroos atas Garuda mencerminkan jalannya laga?  Jika kita menonton dengan cermat gim tersebut dari awal sampai akhir, jawaban dari dua pertanyaan tersebut adalah “tidak”. Timnas Indonesia sudah naik kelas dari sekadar apa yang ditunjukkan oleh papan pemeringkatan FIFA. Jordi Amat dkk tampak betul-betul menerapkan taktik pelatih Shin Tae-yong (STY). Pakem permainan tersebut sepola dengan laga melawan juara dunia Argentina pada pertengahan tahun lalu. Para pemain diinstruksikan untuk menguasai bola. Dan, Marselino Ferdinan cs tidak peduli apakah bola itu berada di wilayah pertahanan sendiri, di tengah lapangan, atau di dekat kotak penalti lawan. Mereka mengawalinya dengan merebut bola dari penguasaan pemain lawan. Jika si kulit bundar sudah dikontrol, mereka akan menggiringnya sebaik mungkin atau mengumpan dengan kawan t...

Berkaca dari Tiga Laga Piala Asia 2023

Gambar
Bagaimana menilai permainan Timnas Indonesia selama Piala Asia 2023? Pertandingan terakhir melawan Jepang yang baru saja selesai, Rabu malam, 24 Januari 2024, bisa membuka cakrawala kita. Di laga ketiga Grup D tersebut, Garuda kalah 1-3 dari Samurai Biru. Timnas pun tertahan di peringkat tiga klasemen dengan tiga poin. Posisi ini masih berpeluang ketiban jatah babak 16 besar sampai tim-tim di Grup E dan F menuntaskan laga mereka besok.  Sejak 2007, pecinta sepak bola nasional hanya bisa mengukur penampilan Timnas senior dari persaingan dengan sesama tim Asia Tenggara. Hasil akhir di Piala AFF  menjadi barometer kesuksesan. Karena lawannya “itu-itu saja”, kita memandang menang melawan Vietnam, Malaysia, Thailand, atau Singapura adalah target utama. Sialnya, satu dari lawan itu selalu menjadi tembok buat Garuda merengkuh trofi. Akan tetapi, keberhasilan Indonesia lolos ke Piala Asia 2023, pertama kali sejak hampir 20 tahun, mengubah kultur itu. Timnas harus mencari lawan-lawan k...

Radja Nainggolan: Bhayangkara FC Menemukan Gajah Mada-nya?

Gambar
Pernah saya mendengar spekulasi yang mengatakan bahwa Mahapatih Kerajaan Majapahit Gajah Mada adalah orang Batak. Bentuk rahang Gajah Mada di potret yang konon adalah wajahnya dinilai mirip dengan ‘ template ’ orang-orang Batak. Karena selentingan ini tidak terbukti secara ilmiah, kita bisa menganggapnya sebagai lelucon belaka. Tak apalah untuk tertawa kala meresponsnya.  Saya teringat kembali dengan spekulasi ini ketika mendengar klub Liga 1, Bhayangkara FC, mendatangkan bekas pemain Inter Milan dan AS Roma, Radja Nainggolan. Apa pula hubungannya dengan Gajah Mada dan Batak? Pertama, Radja Nainggolan jelas adalah orang Batak. Sebelas tahun lalu, saya menuliskan tentang dirinya di blog ini ( Andai si Batak itu Orang Indonesia ).  Tidak menyangka saya bahwa Radja akhirnya berlabuh di negeri leluhurnya ini. Bukan sebagai pemain Timnas Indonesia memang. Radja sudah pernah membela Timnas Belgia sehingga tidak lagi qualified membela timnas senior negara lain—sekalipun pindah kewarg...

Selamat Tinggal Piala Dunia U-17

Gambar
Stadion Manahan Solo menjadi saksi lahirnya juara baru Piala Dunia U-17. Di partai final, Sabtu malam, 2 Desember 2023, Jerman mengalahkan Prancis dengan skor 4-3 lewat adu penalti menyusul hasil imbang 2-2 sampai babak perpanjangan waktu. Saya tidak menyaksikan pertandingan tersebut langsung di Manahan. Melihat dari video, tampak stadion berkapasitas 20.000 tempat duduk tersebut berjubel manusia. Ini mengonfirmasi pemberitaan tentang ludesnya tiket sebelum laga semifinal berakhir. Antusiasme penonton inilah magnet utama sepak bola Indonesia di mata orang asing. Jika Garuda memainkan laga kandang untuk turnamen besar, gelanggang sebesar Stadion Utama Gelora Bung Karno tumpah ruah. Untuk level klub, sejumlah tim legendaris juga mampu menyedot animo para suporter. Ketika menghadiahi Indonesia dengan status tuan rumah Piala Dunia U-17, FIFA tentu meyakini antusiasme itu akan mengekor. Faktanya, selain partai final, hanya laga yang menghadirkan Timnas Indonesia U-17 saja stadion dipenuhi p...

Analogi Piala Dunia dengan Pilpres 2024: Portugal, Belanda, dan Argentina

Gambar
Kampanye Pilpres 2024 resmi dimulai pada 28 November 2023. Tiga kontestan akhirnya bisa berlaga untuk merebut singgasana presiden dan wakil presiden periode 2024-2029. Pemilihan umum adalah sebuah kompetisi karena terdapat peserta dan bakal ada juaranya. Yang diincar adalah suara rakyat. Siapa yang nanti mengumpulkan suara pemilih terbanyak secara nasional akan keluar sebagai kampiun. Format kompetisi pemilu berbeda dengan olahraga. Dalam dunia olahraga, para kontestan bersaing satu sama lain untuk menentukan siapa yang citius, altius, fo r tius . Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan nomor urut tiga kontestan. Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan nomor urut satu, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming nomor urut dua, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut tiga. Menengok tiga peserta tersebut, pikiran jahil saya membayangkan sepak bola. Yang tersembul adalah kompetisi paling wahid sejagat: Piala Dunia. Karena itu, saya mencoba membandingkan peserta Pilpres 2024 dan ...