Eropa adalah Dunia


Secara geografis, Eropa sesungguhnya bukanlah sebuah benua atau kontinen. Daratannya menyatu dengan Asia. Tapi secara kultur dan etnis, Eropa sangat berbeda dengan orang-orang Asia sehingga digolongkan menjadi benua tersendiri. 

Jika kita melihat peta atau atlas bumi, jelas terlihat luas wilayah “Benua Biru” tidak ada apa-apanya dibandingkan Afrika, Amerika, apalagi Asia. Meski demikian, Eropa sesungguhnya adalah pusat dari dunia ini. Tempat di mana capaian tertinggi peradaban manusia lahir dari sana. Eropa-lah pusat ekonomi, ilmu pengetahuan, industri semenjak benua ini keluar dari Abad Gelapnya pada abad ke-15. 

Bahkan harus kita akui, pendulum sepak bola dunia sedang berada di sana. Sepak bola yang lahir di Inggris kemudian diglobalkan oleh orang Prancis lewat FIFA yang berdiri pada 1904. Tapi kekuatan sepak bola tidak bergeser dari benua asalnya itu. Hanya Brasil dan Argentina saja yang bisa menyaingi kekuatan sepak bola Eropa. Itupun tidak sampai bisa menggusur Eropa sebagai pusat sepak bola industri. 

Karenanya, perhelatan Piala Eropa adalah juga pesta sepak bola dunia. Piala Eropa adalah “Piala Dunia minus Brasil-Argentina”. Penikmat sepak bola yang dua tahun lalu menonton serunya duel Spanyol versus Belanda di final Coupe du Monde, akan kembali menyaksikan kedua tim itu tahun ini. Begitu pun semangat anak muda Jerman yang belum berpengalaman di Afsel, akan kembali kita lihat kemajuannya di bawah Joachim Loew.

Orang Prancis tentu tidak mau lagi melihat timnasnya menjadi jawara kontroversi, tapi lolos fase grup pun tak sanggup. Hal yang sama juga terjadi pada Italia yang diperkuat para veteran PD 2006 namun gagal lolos ke perdelapan final. Bagaimana dengan negara penemu sepak bola, Inggris? Apakah The Three Lions memang sudah puas dengan kompetisinya yang paling hebat itu? Tidaklah FA, yang tahun depan berusia 150, malu hanya punya satu trofi di sepanjang umur tuanya? Bahkan trofi Jules Rimet itu hanya tidak punya teman sejak 1966!

Sykurlah kita bisa puaskan rasa penasaran itu tahun ini di layar kaca yang di-relay dari kota-kota Polandia dan Ukraina. Meski kita tidak berada langsung di sana, tapi sensasinya tetap bisa kita rasakan di Tanah Air. Terlebih, keadaan sepak bola di negeri ini yang terus minim prestasi plus direcoki dengan perselisihan dan kerusuhan yang tiada henti membuat kita butuh pelarian. Dan itu bisa dipenuhi oleh Euro 2012. 

Marilah kita nikmati suguhan memikat dari pemain kelas dunia daratan Eropa. Welcome, Euro 2012!

Sumber gambar di sini

Komentar

Terpopuler

You’ll Never RACIST Alone, Suarez!

Kehebatan Barcelona: Tiki-taka, La Masia, dan Wasit!

Yang Kurang dari Penjelasan Ilmuwan tentang Lionel Messi